Sabtu, 19 Februari 2022

11th Anniversary, SBA Community (Slankker Bogor Ampera) Santuni Anak Yatim Piatu dan Jompo

DRAMAGA – Yatim Piatu dan Jompo di kampung Sinar Wangi, Desa Sukajadi Kecamatan Dramaga mendapatkan santunan dari Komunitas SBA (Slankker Bogor Ampera), Sabtu (19/02)


Pemberian Santunan yang diselengarakan di Taman Kupu Kupu ini, Dalam rangka memperingati bertambahnya usia ke 11 tahun Slankker Bogor Ampera,  Komunitas para pecinta musik Slank yang berdiri di jalan ampera Kecamatan Dramaga.


Anoy Ketua SBA Menuturkan, Dalam rangka merayakan bertambahnya usia Komunitas SBA ( Slankker Bogor Ampera), saya selaku ketua SBA sengaja mengadakan sosial dengan cara memberikan santunan kepada anak yatim piatu dan Lansia.”Ucapnya


“Kegiatan santunan ini kami lakukan semata-mata pedulinya kami kepada anak yatim piatu dan para lansia di sekliling kami yang memang sangat membutuhkan uluran tangan dari kita.”Tutup Anoy


Sementara itu Andi Supri Shi atau lebih akrab di sapa Bang Supri selaku Penasehat SBA (Slankker Bogor Ampera) mengatakan, Semoga adanya kegiatan Santunan di acara bertambahnya usia SBA yang ke 11 tahun ini menjadi nilai plus untuk semua kalangan di luar sana.”Ungkapnya


“Jujur banyak orang diluar sana, menilai komunitas kami hanyalah komunitas yang hanya happy happy aja, makannya adanya kegiatan santunan ini saya sangat mendukung sekali.”Ucap Bang Supri


Bang Supri membeberkan,  Sebenarnya kegiatan seperti ini bukan pertama kali kami lakukan, tapi sudah kesekian kalinya namun untuk hari kami memang sengaja adakan besar besaran sekalian memperingati bertambahnya usia Komunitas kami.”Tuturnya


“Sebelumnya kami memang sering mengadakan santunan bahkan rutin di bulan bulan yang bermakna seperti bulan puasa, Bahkan di bulan puasa tahun kemarin kami sengaja adakan santunan anak yatim dan buka bersama dengan anak yatim.”Ungkap Bang Supri


Lanjut Bang Supri mengatakan, Insya allah kedepannya kami akan adakan lebih besar lagi dan takan berhenti adakan aksi sosial seperti yang sudah sudah seperti 


By, Aki Kasdi Botak

Upgrade Skills PKK Desa, TP.PKK kecamatan Leuwiliang Gelar Pelatihan PUBLIC SPEAKING.

"Keterampilan public speaking dan teknik komunikasi merupakan salah satu keterampilan yang berguna bagi Tim Penggerak PKK. Public speaking dan teknik komunikasi bermanfaat sebagai penyampaian informasi juga untuk meningkatkan kompetensi serta rasa percaya diri."

LEUWILIANG= Bertempat di Aula Kantor kantor kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, TP.PKK kecamatan Leuwiliang Gelar Pelatihan PUBLIC SPEAKING. Jumat (18/02/2022). dengan Thema Explore your skills & Be a Good speaker, 


Mengingat pentingnya peningkatan kemampuan Tendik dalam hal berbicara di depan publik dan berkomunikasi yang baik, maka ketua TP PKK Kecamatan Leuwiliang  Zaitunnisa widia sari menyelenggarakan Pelatihan Public Speaking dan Teknik Komunikasi dengan tema Explore Your Talk Skills And Be A Good Speaker!. 


Tujuan Pelatihan Public Speaking dan Teknik Komunikasi salah satunya peserta diharapkan dapat memahami dan menguasai teknik berbicara di depan umum terutama pada forum resmi. Selain itu peserta juga dapat menguasai berbagai metode public speaking dan teknik komunikasi. 


Lebih Lanjut Zaitunnisa widia sari, menerangkan, sebanyak 11 ketua TP PKK tingkat Desa se-Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor mengikuti Program Kerja Pelatihan Publik Speaking yang digelar oleh TP PKK 

Ia mengatakan, program ini lanjutan dari kegiatan jambore lalu bahwa pentingnya public speaking para ketua PKK Desa untuk bisa bicara di depan public serta menciptakan jiwa kepemimpin saat memimpin di wilayah ketua PKK Desa di wilayah nya Masing-masing.


“Pelatihan public speaking ini sangat penting sekali bagi saya agar peserta bisa meningkatkan kemampuan komunikasi ketua TP PKK Desa se- kecamatan Leuwiliang.” ujarnya


Sementara Itu, Wakil ketua I TP PKK kecamatan Leuwiliang Ratnawati menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program TP PKK kecamatan Leuwiliang agar ketua TP PKK Desa bisa menjadi ketua yang berani bicara di depan publik, di media dan di depan forum.


Topik Pelatihan yaitu mengenai Public Speaking dan Praktik Public Speaking. Pemateri narasumber /praktisi komunikasi yang dibawakan oleh Mey Cresentya Rahail,”


Aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam menyusun pesan, dalam praktik public speaking pembicara perlu memperhatikan dan mengidentifikasi audiens. Hal ini bertujuan agar penyampaian pesan lebih terarah dan tersampaikan dengan baik. Sesi ditutup dengan diskusi dan tanya jawab. 


“Pelatihan ini di ikuti oleh 11 desa para ketua PKK Desa dan alhamdulillah bisa terlaksana dengan baik

Source, @kecamatanleuwiliang

By, Aki Kasdi Botak



Kamis, 17 Februari 2022

PWRI Bogor Raya mendukung GM FKPPl dan KADIN Kab Bogor Giat Bhakti Sosial Peduli Lingkungan Hidup

 

BOGOR- Rohmat Selamat, SH, M.Kn Ketua PWRI Bogor Raya Bersama GM FKPPl Kab.Bogor melakukan kegiatan  Bhakti Sosial Peduli Lingkungan Hidup, di gelar didaerah aliran Sungai Cisadane, Desa putat nutug Kecamatan Ciseeng Kabupaten Bogor.Kamis(17/2/2022)

kegiatan ini terselenggara mulai pukul 09 :00 WIB, Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional dan Hari Pembela Tanah Air (PETA). Yang dihadiri Forkopimda Bogor, perwakilan tokoh masyarakat dan media.

Rohamat mengatakan" Kami PWRI Bogor Raya bersama dengan pengurus dan anggota mengapresiasikan  GM FKPPI Kabupaten Bogor untuk menanam bambu di wilayah aliran sungai cisadane desa putat nutug,terima kasih kepada ketua roses yang telah membawa organisasi ke arah yang lebih baik untuk nusa dan bangsa,"ujarnya. 

Semoga organisasi GM FKPPI terus bisa konsisten menjadi organisasi yang bermanfaat berdaya guna untuk masyarakat, bangsa dan negara,"pungkasnya. 

Mbah Kasdi Botak

Selasa, 15 Februari 2022

Optimalkan BLT, Pemdes Situ Daun Gelar Musdesus



TENJOLAYA= Tingkatkan kualitas dalam hal finansial dan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Bantuan Langsung Tunai (BLT), Pemdes Situ Daun, Kecamatan Tenjolaya, melakukan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus).

Kepala Desa Situ Daun Jai Sugandi SIp mengatakan, Sebelumnya, kata Ja'i dilakukan pendataan untuk calon keluarga penerima oleh anggota satgas Covid-19 yang didampingi oleh RT/RW diselaraskan dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) selanjutnya data tersebut di bawa ke dalam forum Musdesus.

“Berdasarkan hasil pendataan yang kami himpun, serta merujuk ke batas minimal yg telah ditentukan, jumlah KPM BLT DD di Desa Situ Daun tercatat 158 KPM,” ujarnya.

Ia berharap dengan di alokasikan dan di realisasi kan anggaran BLT dana desa tahun 2022 tersebut dapat membantu kesulitan masyarakat terutama untuk jaminan hidup masyarakat. “Masih mewabah nya pandemi Covid-19 saat ini saya berharap masyarakat terus untuk mematuhi protokol kesehatan guna menghindari penyebaran Covid-19,”

Sementara, Muhammad Jamaludin sekcam kecamatan Tenjolaya mengatakan  pelaksanaan Musdesus tersebut merujuk kepada regulasi yang berlaku saat ini, diantara nya peraturan presiden nomor 104 Tahun 2021. “Secara teknis kami merujuk kepada surat edaran Bupati Bogor Nomor 147/448/DPMD/2022,” ungkapnya.

Lebih lanjut Jem's sapaan akrab sekcam ini Juga menghimbau kepada masyarakat agar jangan lupa melaksanakan vaksinasi. “Dengan begitu imun tubuh kita bisa terjaga dan mudah mudahan Covid-19 di tahun 2022 ini segera berlalu,” pungkasnya.

Hadir dalam acara ini Sekcam Kecamatan Tenjolaya, beserta Hasan Sajili SE pendamping desa, kades Situ Daun dan Sekdes Wahyu serta staf desa, Ibrohim ketua BPD, Bhabinkamtibmas Bripka Erwin. Serta ketua RT/RW juga Kadus se desa Situ daun

 Mbah Kasdi Botak



Senin, 14 Februari 2022

Ingin BLT DD Tepat Sasaran, Pemdes Tapos Dua Gelar Musdessus


TENJOLAYA– Agar tidak terjadi tumpang tindih, Pemdes Tapos Dua, Kecamatan Tenjolaya melakukan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) untuk mempersiapkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa tahun 2022.

Kepala Desa Tapos Dua Fuad Wahyudi mengatakan, agar tepat sasaran dan tidak ada penyelewengan dalam penyaluran BLT DD. sehingga pihaknya melaksanakan musdesus tersebut.


“Alhamdulillah, dalam rangka penetapan Keluarga Penerima Manfaat BLT DD pelaksanaan musdesus di Desa Tapos Dua, aman terkendali dan lancar,”ungkapnya. Senin, (14/2/2022).

Pihaknya berharap para Ketua RT dan RW bisa menjelaskan kepada warganya terkait bantuan BLT dana desa. “Siapa yang berhak menerimanya dan siapa saja yang tidak berhak menerimanya,” ujarnya.

Jadi kata dia, berdasarkan peraturan presiden (Perpres) 104 Tahun 2021 yang menekankan bahwa bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa, dianggarkan paling sedikit minimal 40% dari pagu dana desa yang diterima.

“Semoga dana ini bisa tepat sasaran dan bantuannya dapat bermanfaat. Khususnya bagi masyarakat Desa Tapos Dua,” imbuhnya.


Sementara itu, Sekertaris Camat Tenjolaya Muhammad Jamaludin mengatakan, dari 7 Desa di Kecamatan Tenjolaya, itu sudah dua desa yang sudah melaksanakan Musdesus tersebut.

“Untuk KPM di Tapos Dua ada 128 dan memang itu sesuai dengan alokasi dana desa 40% yang mana menjadi ketentuan dari Perpres 104 maupun surat edaran Bupati Bogor,” pungkasnya.

Musyawarah Khusus Desa ini di pimpin oleh Ketua BPD Umar Sumardi SAp, dan di hadiri oleh Kades dan jajarannya, Sekcam, Satgas Covid 19, para ketua RW dan RT  Se-desa Tapos Dua

Mbah Botak

Kamis, 10 Februari 2022

Musdesus Penetapan KPM BLT DD Tahun Anggaran 2022 Desa Cibitung Tengah Sebanyak 144 KPM

TENJOLAYA= Tim Verifikasi  Keluarga Penerima Manfaat Bantuan Langsung Tunai Dana Desa Tahun Anggaran 2022 yang dibentuk bulan yang lalu, telah melakukan verifikasi atau pendataan di wilayah kerjanya dan telah mengantungi nama calon penerima BLT Dana Desa. 

Menindaklanjuti hasil verifikasi tersebut, Pemerintahan Desa Cibitung Tengah, Kecamatan Tenjolaya melakukan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) untuk Penetapan KPM BLT Dana Desa dari hasil verifikasi tim yang telah mendata calon penerima Bantuan langsung Tunai (BLT) Dana Desa untuk Tahun Anggaran 2022.

Pelaksanaan Musdesus tersebut berlangsung pada tanggal 10 Februari 2022 di kantor Desa Cibitung Tengah yang dihadiri oleh Masta Sudirja SAp Kasie Pem,Siti Masitoh Kades, Hasan Najili Pendamping, Mulyati Nihas BPD, Robiatisari sekdes, Babinsa, Perangkat Desa Cibitung Tengah, LPM serta Tokoh Masyarakat.

Acara dibuka langsung oleh Ketua BPD Cibitung Tengah Mulyati Nihas. Dalam pembukaannya menyampaikan bahwa Musdesus kali merupakan menetapan hasil verifikasi Tim yang telah mendata calon penerima BLT DD Tahun Anggaran 2022.

Sementara itu kades Siti Masyitoh. Dalam sambutannya menyampaikan semoga Bantuan Langsung Tunai Dana Desa Tahun Anggaran 2022 bisa membantu masyarakat DesaCibitung Tengah khususnya bagi yang terdampak covid-19 dan keluarga miskin yang ada di masing-masing kampung se-Desa Cibitung Tengah

Setelah melewati pembahasan dan pertimbangan bersama oleh semua peserta Musdesus, hasil verifikasi Tim dikaji dan dirangking secara bersama sehingga mendapatkan jumlah atau hasil yang bisa ditetapkan  menjadi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai Tahun Anggaran 2022, sebanyak 144 KPM

Musdesus Penetapan Keluarga Penerima Maanfaat BLT DD Tahun Anggaran 2022 Desa Cibitung Tengah disepakati dan disetujuai sebanyak 144 KPM yang tersebar di desa


By, Robiati Sari

Editor, Aki Kasdi Botak

Rabu, 09 Februari 2022

120 Aparatur Desa Jadi Pelopor Sekolah Pemdes Angkatan Pertama


DRAMAGA= Sebanyak 120 orang aparatur desa di Kabupaten Bogor terdiri dari 40 orang Kepala Desa, 40 orang operator spasial dan 40 orang operator sosial, menjadi pelopor  Sekolah Pemerintahan Desa (pemdes) angkatan pertama.

Setelah mengikuti pembelajaran selama enam bulan, dari Juli hingga Desember, mereka menjadi wisudawan angkatan pertama.

“Sekolah Pemdes salah satu implementasi dari Karsa Bogor Cerdas dan Bogor Maju. Program ini dibiayai APBD, dengan tujuan meningkatkan tata kelola Pemdes,” kata Bupati Ade Yasin usai mewisuda peserta Sekolah Pemdes di Gedung GWW IPB University, Rabu (9/2/2022).

Menurutnya, Sekolah Pemdes ini yang pertama dan satu-satunya di Indonesia yang pelaksanaannya bekerjasama dengan IPB University.

“Rencananya tahun 2022 kami akan kembali melaksanakan program Sekolah Pemdes. Akan diikuti oleh 55 desa, terdiri dari 165 orang, yaitu 55 kepala desa, 55 operator spasial, dan 55 operator sosial,” kata Ade.


Ade menambahkan, pihaknya sudah menyarankan kepada kepala dinas, agar ke depan setiap tahunnya dibuat 2 angkatan. Agar dapat terus mengembangkan kapasitasnya demi mengikuti perkembangan digital.

“Sekolah Pemdes ini akan membawa perubahan besar menuju tata kelola pemerintahan desa yang jauh lebih maju dan lebih baik,” tegasnya.

Senada dikatakan, Dirjen Bina Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Yusharto Huntoyungo mengaku, program Sekolah Pemdes ini dilakukan secara holistik dan komprehensif.


“Untuk itu kami akan mencoba melakukan replikasi terhadap program ini dan sudah punya payung kerjasama dengan IPB. Dan akan tindaklanjuti bukan hanya untuk Kabupaten Bogor tapi bisa di provinsi dan kabupaten lain yang ada di Indonesia,” ucapnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan integrasi pengembangan kapasitas antara kemampuan tata kelola dengan penguasaan teknologi ini sangat penting dan tertuang dalam Perpres 23 tahun 2020.

“Kedepan akan dilakukan percepatan untuk penyelesaian peta khusus untuk tingkat desa, dan mudah-mudahan Kabupaten Bogor menjadi pelopor,” kata Yusharto

Sementara Rektor IPB University, Arif Satria mengungkapkan, kegiatan ini bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk meningkatkan kualitas SDM aparatur desa, dengan melakukan pembekalan selama 6 bulan.

“Kalau perencanaan akurat, maka pembangunan akan berjalan lebih baik. Kemampuan aparat desa. Dan kunci pembangunan di Indonesia semua berasal dari desa,” ungkapnya.


Aki Botak