Senin, 20 Desember 2021

PWRI Bogor Raya Persiapan Susun Program Kerja Tahun 2022



Bogor= Seiring berahirnya tahun 2021 Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Bogor Raya mulai Persiapan menyusun program kerja bertempat di kantor PWRI Senin ( 20/12/2021)

Dalam pertemuan persiapan penyusunan program kerja tahun 2022  hadir 5 orang pengurus harian dan anggota 

Rohmat Selamatmenekankan jika PWRI Bogor Raya program unggulan di tahun 2022 salah satunya adalah, Jurnalist Entrepreneur

Ia meminta kedepan pengurus dan anggota PWRI agar fokus pada program tersebut. “Kita siapkan program-program unggulan di tahun 2022 yang nantinya para anggota PWRI akan kami libatkan agar bisa bersinergi untuk menyukseskan program-program tersebut." ujar Rohmat

Ketua OKK PWRI Kabupaten Bogor, mengusulkan kepada Ketua agar para anggota PWRI dapat terdata dan nantinya mereka (para anggota) PWRI bisa bersinergi mendukung program-program PWRI Bogor Raya.

“Puluhan bahkan ratusan wartawan yang beranggotakan PWRI, nantinya saya berharap wajib mengikuti kegiatan dan program PWRI Bogor Raya

Minggu, 19 Desember 2021

Sinergitas Dan Kekompakan Wujudkan Kesuksesan Mancing Bersama “Sahabat MIO”



BOGOR= Gebyar mancing bersama yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Media Independen Online (MIO) Indonesia Kabupaten Bogor bersama sejumlah Muspika dan Masyarakat dengan slogan “Mancing Sahabat MIO” berjalan lancar dan sukses.

Kegiatan mancing ini awalnya diinisiasi dalam obrolan sederhana oleh Kasdi Weno, wartawan yang cukup piawai di wilayah Bogor Barat yang mengusulkan kegiatan mancing bersama untuk kegiatan perdana MIO di tahun 2021 setelah deklarasi di bulan September di Purwakarta, jelas ketua MIO Kabupaten Bogor, Irfan Lubis di lokasi pemancingan Lagena, dibelakang terminal Laladon Bogor.

Inisiasi tersebut dilanjut dengan mengadakan rapat di kediaman salah seorang pengurus MIO, M. Jamil yang menginginkan pertemuan di rumahnya dengan tujuan organisasi ini bisa saling mengenal dengan keluarga besarnya.

“Hasil pertemuan tersebut disepakati Wachdian Amirullah sebagai ketua pelaksana, Dharmawan Hartono selaku sekretaris dan Zulkifli.M. Zen sebagai bendahara,” imbuh Irfan Lubis.

Di tempat yang sama Wachdian selaku ketua panitia menjelaskan kegiatan mancing bersama ini merupakan kegiatan MIO Kabupaten Bogor yang sudah disepakati dalam rapat sebelumnya dan digagas secara bersama lalu dipilihlah kolam pemancingan yang lokasinya mudah dijangkau dan tidak terlalu jauh dari lokasi peserta mancing.

“Kolam Pemancingan “Lagena” ini cukup luas dan banyak kolam pemancingannya, ada yang buat pertandingan Galatama, mancing biasa dan mancing khusus ikan lele, ujar Dian panggilan akrabnya di Kolam Pancing Ikan LAGENA, Sabtu (18/12), yang dihadiri belasan peserta mancing bersama.

Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 WIB pagi dan ditutup pada pukul 15:00 Wib, selain menyiapkan sejumlah hadiah (door prize), untuk peserta yang memiliki tiket undangan juga menyiapkan berbagai makanan ringan, kecil (snack), minuman dingin, kopi dan juga makan siang juga diiringi organ tunggal yang sudah disiapkan panitia untuk menghibur peserta, panitia dan peserta mancing yang kelihatan serius untuk mendapatkan ikan yang sudah disiapkan panitia.


“Acara mancing bersama ini cukup menarik, peserta tidak ada yang beranjak dari tempat duduknya dan diakhir acara kita bedah kolamnya untuk mengambil sisa ikan dan dibagi bagikan kepada peserta, tamu undangan dan panitia,” ujar Dian yang didampingi sekretaris panitia, Dharmawan di lokasi pemancingan.


Lebih lanjut Dian mengatakan untuk mengikuti acara mancing “Sahabat MIO” panitia menjual tiket dengan harga sebesar Rp. 600.000,‐ (enam ratus ribu rupiah), untuk 2 (dua) orang peserta.

“Alhamdulillah tiket yang disediakan panitia laku terjual dibeli para camat, kepala desa dan UPT pelaksana teknis di lingkungan Dinas PUPR Kabupaten Bogor.


Selain itu ketua panitia mancing bersama Dian mengatakan, “Alhamdulillah agenda perdana kita ini berjalan sukses tanpa ekses, acara mancing bersama yang telah digagas diisi dengan semangat bersama penuh dengan keceriaan. Semoga soliditas tetap terjaga, kompak dalam kesuksesan bagian dari peran kita bersama, kedepan diharapkan peran aktif semua, karena MIO Indonesia hadir menciptakan kesejahteraan bersama, dalam langkah nyata kita semua,” ungkap Dian


Di lokasi yang sama salah satu peserta mancing juga mengatakan, “kami turut mengapresiasi kegiatan ini. Kita bermitra menjalin kerjasama sudah sangat erat. Hubungan kita ini seperti lem dan kertas kita saling terkait. Wartawan butuh berita, kita butuh wartawan untuk mempublikasikan semua informasi kita tersampaikan kepada masyarakat.


Selamat kami ucapkan kepada MIO Kabupaten Bogor semoga jalinan silahturahmi ini tidak hanya sebatas kegiatan ini saja kita harus terus bersinergi dan berkesinambungan. Kita harus saling erat dan akrab antara pemerintah dan wartawan. Kita harus saling mendukung dan mensuport dalam mewujudkan tujuan bersama berkarya untuk Indonesia,” ucap Dayat perwakilan peserta dari Desa Dramaga.

By, Budi Siswanto

Kamis, 16 Desember 2021

PWRI KAB BOGOR dan BAKORNAS Sukses Mediasi Perdamaian Konflik Wartawan


Kabupaten Bogor - persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Bogor Raya sukses dalam melakukan upaya perdamaian dan win win solution terkait konflik antara wartawan yang terjadi pada saat aksi demo wartawan beberapa waktu yang lalu di depan Kantor Bupati Bogor.

Pencabutan laporan dan perdamaian dilakukan pada Kamis (16/12/2021).Dan dilakukan penandatanganan surat kesepakatan damai oleh kedua pihak di atas materai berlangsung di Polres Bogor,dan disaksikan oleh pengacara penggugat Yulianta Sembiring,SH dan Fitriani,SH.

Faktanya dalam pertemuan perdamaian yang berlangsung di Rumah makan ayam lepas jalan raya jakarta bogor beberapa hari ,telah terjadi kesepakatan antara sabar marpaung sebagai pelapor dengan Mivel Hendriyanto sebagai terlapor, mereka sudah sepakat berdamai dan menempuh penyelesaian masalah secara kekeluargaan,tanpa adanya paksaan akhirnya pihak penggugat bersedia mencabut laporan  yang dilayangkan beberapa waktu lalu ke Polres Bogor,dan kedua belah pihak sudah sepakat bahwa tidak melanjutkan kasus ini. 

Rahmat Selamat,SH,M.Kn, Ketua PWRI Bogor Raya mengungkapkan"Saya berikan Apresiasi kepada kedua pihak yang sudah melakukan kesempatan dalam permasalahan ini dengan damai dan secara kekeluargaan,"ungkapnya.


Lebih lanjut Rohmat menyampaikan  rasa bangga dan terimakasih kepada rekan-rekan Pengurus dan anggota PWRI bogor raya yang sudah berpartisipasi mendampingi dari awal hingga proses pencabutan laporan di polres bogor,"ucapnya. 

"Semoga kedepanya wartawan dapat berkerjasama dan bekerja sesuai tupoksinya yang lebih memiliki etika sebagai seorang jurnalis,sehingga antara wartawan selalu harmonis dan lebih di hargai masyarakat, "tutupnya.



Sementara itu Hermannto,S.Pd Ketua umum Bakornas mengatakan"kami dari badan anti korupsi nasional dan sebagai sesama aktivis mengapresiasikan dan mendukung  terhadap langkah perdamaian ini antara kedua pihak yang menyelesaikan masalah ini secara kepala dingin dan kekeluargaan,"tuturnya. 

Karena kita perlu menjaga persatuan dan kesatuandan solidaritas sesama profesi baik itu secara jurnalis atau wartawan, sesama aktivis bersama sama kita bersinergi untuk membangun bangsa, khusus nya di kabupaten Bogor, "ungkapnya. 

Sebagai manusia langkah terbaik adalah berdamai, dan ini menunjukan tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan secara kekeluargaan,"tambahnya. 

Dalam hal ini pelapor dan terlapor dalam mengambil langkah perdamaian ini, mereka berdamai dengan kesadaran hati tanpa adanya pengaruh dan paksaan dari pihak manapun,ini murni dari hati mereka masing masing, "jelasnya.

Semoga kedepanya sinergiritas wartawan di kabupaten Bogor mulai terjalin dan terbangun dan kokoh, "pungkasnya


by : Jalma Eling (JALE) 

Editor : Aki Kasdi Botak

Desa Menggugat Apdesi Kabupaten Bogor Mendesak Revisi Perpres 104 Tahun 2021



JAKARTA= Ratusan kepala desa yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Bogor, ikuti aksi unjuk rasa di Monumen Monas, Jakarta, Kamis, 16 Desember 2021.

Kepala desa beserta aparatur desa asal Kabupaten Bogor ini, sengaja datang ke Jakarta, untuk bergabung bersama kepala desa lainnya di seluruh Indonesia, guna melakukan aksi damai melakukan aksi unjuk rasa untuk menyampaikan aspirasi sebagai bentuk keberatan atas Perpres nomor  (Perpres) Nomor 104 Tahun 2021 tentang rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun anggaran 2022. " terang Jani Nurjaman Ketua Apdesi kecamatan Nanggung


"Kami tiba di Monas sekira pukul 11.00 WIB. Peserta dari kabupaten Bogor yang ikut bergabung dalam aksi damai ini sebanyak tiga bus, dengan total peserta mencapai 400 orang," kata Jani.

Sementara menurut Subhan ketua Apdesi kecamatan Cibungbulang, kedatangan para kepala desa beserta aparatur desa ke Ibu Kota Jakarta ini, tiada lain untuk menemui Presiden Jokowi.

Dengan harapan, Presiden Jokowi dapat segera mencabut atau merevisi Peraturan Presiden Nomor 104 Tahun 2021, yang dinilai telah membatasi pemerintah desa dalam hal pengelolaan anggaran Dana Desa.


"Menurut informasi yang kami terima, saat ini sudah ada perwakilan dari DPP Apdesi yang beraudensi dengan pihak pemerintah. Namun bila, aspirasi kami ini tidak ditanggapi, rencananya Apdesi akan menduduki Gedung DPR RI," ujar Subhan via sambungan telepon WhatsApp.

Sementara Pengurus Apdesi kecamatan Ciampea. H.Denny, menyatakan  "Kita akan terus melakukan aksi ini sampai tuntutan di revisi atau dikaji ulang," tegasnya.

Adapun tujuan aksi ini adala meminta dan menuntut Presiden untuk:

1. Revisi Perpres Rincian APBN 2022 Ketentuan Pasal 5 ayat (4) Perpres No. 104/2021 tentang Rincian APBN TA 2022 yang mengatur tentang penggunaan Dana Desa pada TA 2022, harus direvisi berdasarkan asas hukum rekognisi dan subsidiaritas dan kewenangan Desa dalam UU No. 6/2014 tentang Desa, sehingga Desa berwenang untuk mengatur dan mengurus Dana Desa sesuai hasil permusyawaratan di Desa.


2. Kembali ke Mandat Musyawarah Desa Ketentuan Pasal 5 ayat (4) Perpres No. 104/2021 tentang Rincian APBN TA 2022 yang mengatur tentang penggunaan Dana Desa pada TA 2022, harus direvisi berdasarkan asas permusyawaratan dalam UU No. 6/2014 tentang Desa, sehingga Desa berhak, berwenang dan wajib melaksanakan hasil kesepakatan dalam Musyawarah Desa yang telah mencantumkan program-program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Desa dalam APB Desa Tahun Anggaran 2022.


3. Mayoritas Desa sudah Zona Hijau, Menteri Keuangan harus melaksanakan pengelolaan keuangan Desa dalam APBN berdasarkan kewenangan Desa. Menteri Keuangan harus menerbitkan kebijakan pengelolaan keuangan dalam APBN tanpa membatasi penggunaan Dana Desa hanya untuk perlindungan sosial (BLT-Desa), program ketahanan pangan dan hewani dan dukungan pendanaan Covid-19.


4. Dukungan Kepala Daerah dan DPRD Kami meminta dengan hormat dukungan publik terutama dari Bupati/Walikota dan DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota untuk menunda pelaksanaan ketentuan Pasal 5 ayat (4) Perpres No. 104/2021 tentang Rincian APBN TA 2022 yang mengatur tentang penggunaan Dana Desa pada TA 2022, sehingga Dana Desa kembali digunakan sesuai asas rekognisi, subsidiaritas dan permusyawaratan dalam UU No. 6/2014 tentang Desa. Desa tidak boleh menjadi korban dari kebijakan sentralistik pengelolaan keuangan negara dan Kepala Desa tidak menjadi korban kebijakan yang berujung pada kesalahan administrasi dan perbuatan pidana.

By, Kasdi Weno

Selasa, 14 Desember 2021

Spot Mancing Jurnalis, OPD, Pengusaha Bersama MIO



BOGOR= Menutup akhir tahun 2021  Media Independen Online (MIO) DPD kabupaten Bogor menggelar  Mancing Bersama Jurnalis MIO, OPD kabupaten Bogor serta Pengusaha.

Kegiatan yang akan berlangsungpada Sabtu 18 Desember 2021,  di kolam pancing Lagena kawasan Laladon ini akan  di ikuti sekitar 50 orang peserta yang telah mendaftar, .

Anggota dewan pakar MIO, Aki Kasdi Botak "mengatakan ini kegiatan untuk pertama digelar sebagai sebagai sarana silahturahmi antar Jurnalis,OPD kabupaten Bogor serta Pengusaha. Mengingat pandemi Covid 19 sudah berlangsung hampir 2 tahun dan mayoritas wartawan, OPD, maupun pengusaha banyak melakukan kegiatan kerja di ruangan.

Selain menerapkan aturan protokol kesehatan  di arena pemancingan, panitia pun menyiapkan fasilitas coffee morning dan makan siang bagi peserta. Dengan demikian peserta tidak perlu mencari makanan diluar arena pemancingan.

Selain lomba mancing, dalam acara tersebut juga sekaligus dijadikan sebagai momen  mengenalkan keberadaan DPD MIO kabupaten Bogor, Kegiatan ini menjadi pemantapan program agenda perdana MIO, setelah deklarasi bulan September yang lalu di Purwakarta.

“Saya menyambut baik acara Mancing bersama Jurnalis MIO , dimana tahun ini memasuki tahun pertama dalam penyelenggaraannya. tetap laksanakan protokol kesehatan, dan junjung sportivitas“, kata  Ivan Pramudia Camat Dramaga

Sementara itu, Ketua MIO Kabupaten Bogor, Irfan Lubis mengatakan, kegiatan ini lebih kepada pendekatan hubungan emosional agar saling mengenal lebih dekat satu sama lain dan akan lebih menjadi akrab.

“Kita berharap untuk tahun 2022, semua program yang kita agendakan bisa terwujud dengan dukungan penuh kawan-kawan semua,”pungkasnya

By, Aki Botak

DOJO BOMA 04 CIAMPEA CETAK TIGA KOHAI MENJADI SENPAI


BOGOR= Bertempat di Sport Hall TNI Hambalang, Pengurus INKAI Jawa Barat Zona III Menggelar Gashuku dan Ujian DAN, Senin, Selasa (06-07/12/2021), Pelaksanaan Ujian di gelar dengan Prokes, Sejumlah 123 Karateka mengikuti Ujian tersebut

Dalam ujian kali ini tim penguji adalah, para Dewan guru, Shihan Abdul Kadir wakil ketua Dewan Guru, Shihan Christine Taroreh Anggota Dewan Guru, serta Shihan Denny Abraham Karundeng Anggota Dewan Guru

Menurut Senpai Eko Sutrisno penyandang DAN 3 INKAI "menyandang sabuk warna hitam merupakan keinginan para karateka terlebih kohai dojo boma 04, sabuk hitam adalah tingkat warna sabuk paling tinggi dalam karate. Tingkat paling pertama di sabuk hitam adalah Shodan (DAN 1) menandakan seorang karateka sudah menguasai dengan baik berbagai teknik dasar karate.

Lebih Lanjut Senpai eko dari Dojo Boma 04 menerangkan 3 kohai turut serta  mengikuti gashuku dan ujian DAN, Alhamdulillah ke 3 karateka dojo boma 04 lulus mengikuti ujian DAN, 3 Kohai  menjadi Senpai, dengan menyandang sabuk warna hitam DAN 1, ketiga peserta ujian itu adalah, Aluriza hafidz zikri, Adzka Dwi Zahidan, Muhammad Subqi Auladie

Adapun profil mereka yang menyandang DAN1 dari Dojo Boma 04 adalah :

Aluriza Hafidz Zikri


Lahir di Bogor, 29 januari 2006

Riwayat Pendidikan 

1. SDN Bojongrangkas 01

2. SDN Cihideung Ilir 04

3. SMPN 1 Dramaga 

4. SMK Adi Sanggoro - sekarang 

Nama saya Aluriza Hafidz Zikri biasa di sapa Iza, saya mengikuti karate sejak masih SD di Bojongrangkas 01. kebutalan saat itu yang membina ekskul karate senpai Eko. setelah itu saya pindah ke SDN Cihideung Ilir 04, eskul  karate pun terus di lanjut di SD tersebut dan masih di bawah binaan senpai Eko." jelas Iza

Alhamdulillah saya masuk ke SMPN 1 Dramga melalui jalur prestasi karate. sekarang saya masih berstatus pelajar duduk di kelas X RPL 1 SMK Adi sanggoro." pungkas nya 

Putra pasangan dari  Lulu karyadi &  Riyan Maryani sudah banyak menorehkan prestasi, berkat dukungan kedua orang tuanya, Iza semangat latihan karatenya membuat keluhan- keluhan tentang fisik nya sirna

Adzka Dwi Zahidan


Lahir di Bogor, 29 desember 2006

Riwayat Pendidikan 

1. SDN Cihideung Ilir 04

2. SMPN 1 Dramaga-sekarang

Adzka Dwi Zahidan biasa di sapa Adzka/ade mengikuti karate saat masih duduk di bangku sekolah dasar. adzka adalah putra bungsu dari pasangan Salihan & Elni yuliani sudah banyak menorehkan  prestasi atas nama Dojo Boma 04 bahkan masuk SMP melalui Jalur Prestasi (Japres), 


prestasi adzka tak lepas dari peran ibunda nya yang selalu gigih mengantarkan ke dojo untuk berlatih karate, banyak sekali perubahan fisik dari adzka, sekarang putra bungsu itu berbadan tegap dan  kuat "  jelas Eko

Muhammad Subqi Auladie


Lahir di Bogor, 8 Agustus 2008

Riwayat Pendidikan 

1. SDN Cihideung Ilir 04

2. SMPN 1 Dramaga-sekarang

Muhammad Subqi Auladie biasa di panggil Aul, mengikuti kegiatan karate saat masih berseragam putih merah. Aul adalah putra semata wayang dari pasangan Musliyadi & Susi kusmayati. Aul sangat, rajin penurut baik  tidak pernah mengeluh serta tidak cengeng. 

Ini terbukti saat aul berlatih pernah mengalami cedera,  karateka yang berdarah aceh ini selalu memperlihatkan kemandirian dan keberaniannya. Aul pun tidak pernah takut berlatih kumite dengan lawan berbadan lebih besar dari nya.' kata Senpai Eko

Alhamdulillah prestasinya pun sudah lumayan banyak. sama dengan Iza dan Adzka, Aul pun masuk ke SMP melalui Jalur Prestasi (Japres) saat ini Aul masih tercatat sebagai siswa kelas VIII. aul pun sangat bersyukur menyandang sabuk hitam DAN 1. 

Alhamdulillah, rasa syukur kami panjatkan kehadiratNya, tiga Kohai di Dojo Boma telah menjadi Senpai, Ucapan terimakasih kepada  Sensei Zein (DAN 7 INKAI) yang selalu membina dan melatih kami hingga melahirkan karateka sabuk hitam yang berkualitas khusus nya di Dojo Boma 04 umumnya di Cabang INKAI kabupaten Bogor

Terimakasih juga kepada Ketua Cabang INKAI Kabupaten Bogor Sensei Nursito (DAN 5 INKAI) yang selalu membantu kami baik secara administrasi ataupun materi.

Terimakasih juga saya sampaikan kepada Senpai Djunaedi (DAN 3 INKAI) guru kami, yang selalu membangkikan motivasi dan arahan kepada saya dan yang mendidik saya dari sabuk putih hingga sekarang, Alhamdulillah Ilmu senpai Djun sangat berkah dan bermanfaat

By, Ahmad Hudhori. DAN1

Minggu, 12 Desember 2021

Warga Ciampea Tewas Tertabrak Tronton, Begini Kronologinya



DEPOK –, Yanti (38), warga Kampung Bojong Rangkas, Ciampea, Kabupaten Bogor tewas tertabrak tronton di Jalan Raya Bogor, Kecamatan Cimanggis, Depok Senin (13/12/2021).


Kepala Unit Laka Lantas Polrestro Depok, AKP Rasman mengatakan, pengendara motor tewas tertabrak tronton itu terjadi pada pukul 06:00 WIB di depan RS. Tugu Ibu.


Diketahui kronologis kecelakaan bermula ketika korban melaju dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat dengan plat F- 5114-FG dari arah Utara ke Selatan melalui Jalan Raya Bogor.


Sesampainya di dekat RS Tugu Ibu, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, korban hendak mendahului angkot yang berhenti di depan pintu masuk RS Tugu Ibu.


Namun, saat bersamaan datang Hino Truk Tronton dari arah yang sama. Karena jarak yang sangat dekat dan tidak dapat menghindar, akhirnya korban tertabrak tronton tersebut hingga tewas.


“Karena jarak yang sangat dekat dan tidak dapat menghindar, akhirnya menabrak korban,” ujarnya kepada Radar Depok, Senim (13/12).


AKP Rasman menyebut, akibat kecelakaan tersebut, korban meninggal di TKP. “Kini korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Bogor untuk dilakukan visum,” ucapnya. Saat ini, sopir truk berinisial SRS (62) masih dalam proses pemeriksaan pihak kepolisian dilansir dari radarbogor.id