Minggu, 18 Juli 2021

CEGAH KLUSTER PASAR, POL PP DAN TNI-POLRI PERKETAT PROKES



Tenjolaya – Untuk mencegah pasar menjadi klaster baru penyebaran Covid-19, jajaran Pol PP dan TNI-POLRI serta Satgas COVID-19 Desa Cibitung Tengah perketat penerapan protokol kesehatan (Prokes) di pasar Jumat, Kecamatan Tenjolaya Kabupaten Bogor, Minggu (18/07/2021).


Dikatakan Deni Ramadhan, A.Md, Kasie Trantibun, dalam giat tersebut pihaknya memberikan himbauan Prokes serta memberikan masker gratis kepada pedagang maupun pengunjung yang tidak memakai Masker.


Pada kesempatan itu, pihaknya juga juga melakukan himbauan kepada Masyarakat sekitar pasar Jumat penyebaran Covid 19 belum sepenuhnya terkendali dan masih berpotensi berkembang luas, maka dari pada itu ia berharap masyarakat dapat mematuhi prokes 5M.


Ditempat terpisah, Pengelola pasar Jumat menyampaikan ucapan terimakasih kepada jajaran Petugas gabungan yang sudah menyempatkan diri memberikan himbauan kepada pengunjung dan pedagang.


Sabtu, 17 Juli 2021

Peninjauan Lapangan Bendung Salihun


Bagi sebagian besar warga, nama Bendung Salihun mungkin terasa asing didengar. Bendung Salihun?Apa itu? 


Bendung Salihun merupakan salah satu sarana infrastruktur di Desa Gunung Picung Kecamatan Pamijahan, yang memiliki fungsi untuk mengatur penyaluran air cinta kasih kepada sawah-sawah di wilayah sekitar, agar padi-padi disana tumbuh dengan luapan kasih sayang dari para petani. Sehingga hilang rasa iri diantara tumbuhan. "Jangan hanya kedelai hitam Malika saja yang dibesarkan seperti anak sendiri! Padi juga ingin reborn" Mungkin begitu kata sobat padi disana. (sumber pupr kabupaten Bogor)(

ARTIKEL LAIN :

kasdinews.blogspot.com


Bendung yang dibangun tahun 2012 lalu itu kondisinya sekarang sedang terlena dalam luka dalam. Ibarat seorang gadis, bendung itu sekarang sudah nampak keriput dan banyak luka goresan diwajah.


Untuk membuat bendung itu kembali menjadi cantik jelita. Pemkab Bogor melalui Dinas PUPR berencana untuk melaksanakan kegiatan rehabilitasi Bendung Salihun.

Senin, 12 Juli 2021, Kepala Dinas PUPR, bersama Kepala Bidang Pembangunan Jalan, Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan, Kepala UPT Infrastruktur Jalan & Jembatan Wilayah IV beserta jajarannya, melaksanakan monitoring kondisi Bendung. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai langkah awal dalam perencanaan kegiatan rehabilitasi bendung tersebut


(Kasdi Weno)

wartosbogor.blogspot.com


Pemeliharaan Jalan Citeureup - Cengal

LEUWILIANG = Kulit putih mulus indah berseri mewangi sepanjang hari merupakan idaman semua insan di bumi nusantara ini. Semua cara dilakukan untuk memiliki kulit mulus yang paripura. Ada yang dengan menggunakan ramuan herbal, racikan kimia, jampean dukun, setrika uap, parutan kulit durian atau bahkan bagi yang memiliki dana berlebih bisa operasi plastik 

pakuanstreet1.blogspot.com

Begitupula jalanan, pastilah semua pilot darat di nusantara ini menginginkan jalan yang mulusss...luss....luss!! Tak perduli kendaraannya burik atau menarik, murah atau mahal semuanya ingin

berjodoh dengan jalan mulus. Lantas apakah jalanan bisa mulus dengan sendirinya??? "Tentu tidak!" "Tidak seperti itu Fernando!".


Perlu sobat sadari, bahwa dibalik semua jalan yang mulus terdapat segerombolan pria macho beserta perangkat skincare jalanannya.

UPT Jalan dan Jembatan Wilayah V Leuwiliang Dinas PUPR Kabupaten Bogor baru-baru ini telah melaksanakan pemeliharaan jalan Citeureup-Cengal Kecamatan Leuwiliang. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka untuk memberikan kenyamanan bagi para pengembara kendaraan bermotor di wilayah setempat, sehingga diharapkan arus barang dan jasa di wilayah tersebut semakin mantap 


Disalin Mbah Kasdi Botak

ARTIKEL LAIN :

kasdinews.blogspot.com


Peninjauan Lapangan Jembatan Cigamea Desa Gunung Sari





PAMIJAHAN = "Dekat rumah kamu ada jembatannya ya? Soalnya aku mau nyebrang ke hatimu". Kalau rayuan gombal seperti diatas diutarakan kepada gadis di Desa Gunung sari mungkin sang gadis akan harap-harap cemas. Karena di wilayah tersebut memang betul, ada jembatan besi yang menghubungkan antara Desa Gunung Sari dengan Desa Gunung Picung Kecamatan Pamijahan.(dikutip pupr)

pakuanstreet1.blogspot.com

Namun kondisi jembatan itu saat ini dapat membuat hati deg-degan. Hal itu bukan karena sang pujaan hati lewat depan rumah, melainkan karena saat ini lantai jembatan yang terbuat dari besi itu, sudah banyak yang mulai korosi karena terpapar reaksi kimia kenangan pahit ditinggal sang mantan. Akibatnya kendaraan maupun orang yang akan melintasi jembatan harus ekstra hati-hati

Tidak ingin melihat warga sekitar terus menerus khawatir ketika akan melewati jembatan. Pemkab Bogor melalui Dinas PUPR berencana akan membuatkan jembatan baru yang estetique.


Sebagai langkah awal dalam perencanaan pembangunan. Kepala Dinas PUPR beserta Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan, Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, Kepala UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Wilayah IV Ciampea beserta staf lainnya, melaksanakan monitoring kondisi jembatan Cigamea.


disalin : mbah kasdi botak

ARTIKEL LAIN :

kasdinews.blogspot.com







Selasa, 13 Juli 2021

PUSKOMINFO Indonesia Berduka

BEKASI= Kabar duka itu datang mendadak, merebak dalam grup WAG . Edy Usman Sekjen PUSKOMINFO Indonesia, meninggal dunia, di kediaman nya kota Bekasi, (12/07/2021) pkl 14.06 Wib 


Lahirnya PusKominfo, tidak terlepas dengan ada nya seseorang yang bernama Alm Edy Usman , sebagai Sekjen PusKominfo.Beliau lah orang yang paling berjasa. merancang Visi dan Misi ,demi terwujud nya PusKominfo Indonesia " Terang Diansyah Putra Gumay. S,Kom.M,M, 


Menurut Ketua PusKominfo Indonesia,  Diansyah Putra Gumay, Edy Usman amat berkarakter, tingkah laku dan tutur kata nya, mencerminkan kan seorang Jurnalis yang profesional. Bahkan ia pun tak segan-segan, untuk mengoreksi Jurnalis yang lain nya,apabila salah satu Jurnalis yang melakukan kesalahan.baik soal rilisan maupun perbuatan.  

Kepergian yang sama juga diungkapkan di WAG  Panguyuban Cacakbodas "Semoga kawan kita Edy Usman  mendapat tempat yang layak di sisiNya, Aamiin YRA," kata Asik Wartawan 

"Beliau seorang sobat yang mudah diajak bicara apa saja, supel, cerdas dan apalagi bicara soal informasi atau tentang dunia Jurnalis. Ia orang santun dan mudah bergaul. Saya merasa amat kehilangan" terang Asyik Direktur PKBM ANSOR


"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Dari hati yang paling dalam, Saya Kasdi Weno mewakili wartawan,FBINEWS.NET Biro Bogor turut berduka cita atas meninggalnya almarhum Sekjen PusKominfo Indonesia,  Edy Usman. Semoga Allah menempatkannya di tempat yang paling indah bersama dengan orang-orang beriman, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dalam menerima cobaan ini."

Pewarta : Ansor

Editor : mbah Kasdi Botak

Senin, 12 Juli 2021

KECAMATAN CIAMPEA GEBYAR VAKSINASI MASAL

" Tujuan utama vaksinasi di masa pandemi Covid-19 ini adalah untuk menciptakan kekebalan komunitas atau herd immunity. Terciptanya herd immunity merupakan hal yang penting karena terdapat anggota masyarakat yang tidak dapat memperoleh vaksin karena alasan tertentu".


CIAMPEA=, Dalam rangka mensukseskan program Pemerintah untuk mewujudkan kekebalan kelompok, Pemerintahan Kecamatan Ciampea Gelar vaksinasi masal Kecamatan Ciampea, Senen (12/7/2021), bertempat di tiga desa, desa Cinangka, Cibuntu dan Cihdeung Udik

   

Tampak hadir dalam  pelaksanaan vaksinasi ini, Camat Ciampea Drs.Chaerudin Felani, MM. dan jajarannya, Bhabinmas, Babinsa,juga kepala desa .


Pelaksanaan vaksinasi massal yang dilaksanakan Pemerintahan Desa Ciinangka dengan target 150 warga terdiri dari kalangan Lansia dan umum. Hal ini bertujuan untuk mewujudkan Herb Imunity di Kab. Bogor pada khususnya.


Kepala Desa Cinangka  mengatakan target yang akan dicapai dalam pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat ini ditargetkan sekitar 150 warga, namun melihat dari antusias masyarakat yang hadir  jam 10 siang sudah mencapai 185 0rang dan dipastikan melebihi dari target, "Jelas Abdul Rohman Kades Cinangka

Sementara di desa Cibuntu, menargetkan 125 orang, namun sejauh ini dari pagi menjelang pukul 11.oo siang telah divaksin sudah mencapai 100 orang jadi tidak menutup kemungkinan akan bisa mencapai diatas 200 orang.


Kades Cibuntu Ahmad Yani membeberkan bahwa pelaksanaan vaksinasi ini tidak dipungut biaya apapun, warga yang ingin divaksin hanya perlu menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan langsung mendatangi lokasi Pelaksanaan Vaksin di Aula Desa Cibuntu.


Kades Cihideung Udik H. Deny, menginformasikan Selama pelaksanaan Vaksinasi terlihat antusias masyarakat yang tinggi untuk mengikuti vaksinasi karena sangat berguna bagi kesehatan dan membentuk kekebalan tubuh terhadap serangan Virus Covid-19, sehingga jika terkena tidak menimbulkan akibat yang fatal bagi kesehatan.


Lebih lanjut Hade sapaan akrab kades ini, berharap dengan diadakannya vaksinasi secara gratis ini bisa memberikan perlindungan bagi warga Desa Cihideung terhindar dari Covid-19, dan bisa kembali menjadikan keadaan menjadi Normal di Desanya sehingga segala kegiatan kemasyarakatan bisa kembali dilakukan seperti biasa 


Di desa Cinangka, camat Ciampea. Drs.Chaerudin Felani, MM. camat Ciampea "Kita selalu mensosialisasikan kepada warga bahwa vaksin ini sangat penting dilakukan karena kita lebih baik mencegah apalagi dalam situasi ekonomi kita yang sedang susah, mumpung program ini masih gratis jadi mari kita manfaatkan kesempatan ini" 


Drs.Chaerudin Felani bepesan kepada para kepala desa Agar selalu Mengingatkan kepada warga untuk tetap mentaati Protokol Kesehatan dengan menerapkan 5 M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, Membatasi mobilisasi dan interaksi.).


Pelaksanaan Vaksinasi di keamatan Ciampea,bulan Juli  dengan sasaran,yarget 2000 orang, melihat antusias warga,  Insha Allah tercapai, kepada para Dokter dan Tenaga Kesehatan, para kader atas peran sertanya diucapkan trimakasih," tutup Chaetudin Felani


Pewarta : Poernomo

Editor : Mbah Kasdi 

Baca Artikel Lain : 

aliansiciampea,blogspot,com

Sabtu, 10 Juli 2021

Ada praktik pungli jasa kubur jenazah Covid-19 di TPU Cikadut Bandung

 Ditulis: Kasdi Botak


Wakil Ketua Komisi II DPR.RI, Junimart Girsang, mendesak Kapolda Jawa Barat (Jabar), Irjen Ahmad Dofiri, dan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, turun kelapangan guna memproses hukum para pelaku pemalakan terhadap keluarga korban Covid-19 yang dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) khusus Covid-19 Cikadut, Bandung.


Berdasarkan laporan masyarakat yang diterimanya, para korban meninggal dunia akibat Covid-19 yang di makamkan di TPU tersebut. Masing-masing keluarga dipalak biaya pemakaman hingga Rp4 juta oleh petugas atau jenazah takkan dimakamkan.


"Ini kejahatan pemerasan bahkan kejahatan kemanusiaan melanggar aturan presiden," ujar politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/7).


"Kapolda Jabar dan Gubernur Jabar sebagai Kasatgas Covid harus segera turun menyikapi ini serta memproses secara hukum para pelakunya, yang menurut saya, ini sudah terorganisir dan bisa diduga sindikasi," sambung dia.


Junimart melanjutkan, dirinya sudah menerima tiga aduan terkait pungutan liar (pungli) tersebut dari para korban. Para pelapor adalah Yunita Tambunan, Edriyos, dan Evi, yang keseluruhannya merupakan warga Pasundan, Bandung.


"Ini harus ditindak. Mungkin saja korbanya itu lebih dari tiga. Karenanya, ini menjadi tugas dari kepolisian untuk mengungkap dan memberantasnya," desaknya.


Saat dikonfirmasi, Yunita mengungkapkan, aksi pemalakan kepadanya terjadi pada Selasa (6/7), sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, dirinya mengantarkan jenazah ayahnya, Binsar Tambunan.


Sebelum pemakaman dilakukan, Yunita didatangi petugas bernama Rendi Kardinata yang mengaku sebagai koordinator tim C TPU Cikadut. Pelaku memintanya membayar biaya pemakaman sebesar Rp 4 juta.


"Dia bilang, bahwa liang lahat sudah disiapkan. Saya bertanya, 'Kenapa saya harus bayar?' Waktu itu sekitar pukul 8 malam, Pak Rendi itu jawab, 'Kalau nonmuslim tidak ditanggung pemerintah,'" tuturnya.


Yunita bersama keluarganya lantas meminta pengurangan biaya. Setelah melalui negosiasi yang alot, akhirnya disepakati membayar Rp2,8juta dengan bukti catatan perincian pembayaran yang ditulis di atas kertas.


"Kita sepakatilah membayar Rp2,8 juta karena hari sudah semakin larut dan sudah tidak tahu mau buat apalagi," jelasnya. "Karena alasan tidak ada kuitansi, si Pak Rendi itu menuliskan bukti pelunasan di atas kertas dengan perincian biaya gali makam Rp1,5 juta, biaya pikul jenazah Rp1 juta, dan salib Rp300.000," terangnya.


Setelah selesai melakukan pemakaman sekitar pukul 23.00 WIB, aksi pungli kembali terjadi dengan dalih meminta bantuan beli vitamin untuk para petugas gali makam. 


"Waktu kita mau pulang, petugas TPU-nya datang lagi minta uang Rp50.000 untuk beli vitamin penggali makam," paparnya.



Hal senada disampaikan Edriyos. Dikatakannya, kakek dan neneknya juga dimakamkan di TPU khusus Covid-19 Cikadut pada Mei 2021. Lantaran keluarganya muslim, biaya pemakaman kedua jenazah dikenakan biaya Rp3 juta.


"Sama, saya juga bulan puasa kemarin, kakek dan nenek saya dimakamkan di sana dimintai Rp3 juta sama petugasnya," ungkapnya.


Terkait berita pungli pemakaman yang terjadi Cikadut ini, oknum-oknum tersebut sudah langsung dipecat dan sekarang diperiksa oleh kepolisian. Oknum-oknum tersebut ternyata melakukan modus ini tidak hanya kepada non muslim namun kepada keluarga jenazah covid yang muslim juga.


Pemakaman pasien covid tidak dipungut biaya karena semua petugas sudah dibayar bulanan oleh Pemkot/kabupaten sebagai instansi pengelola.


Kami memohon maaf atas dinamika yang terjadi di lapangan, karena seharusnya hal ini tidak terjadi.


Saya juga sdh berkoordinasi dengan Pemkot Bandung melalui Wakil Walikota agar memperbaiki dan meningkatkan pengawasan terkait pemakaman covid di wilayahnya. Agar kejadian serupa tidak terulang.


Juga arahan yang sama juga disampaikan kepada kota kabupaten lainnya agar memastikan pelayanan kepada publik harus optimal dan tidak berbayar. Hatur nuhun..

(dikutip dari alinea.id  @ridwankamil)