Rabu, 27 Oktober 2021

Pemdes Cicadas Bagikan BLT DD Yang Ke X Kepada 196 KPM


CIAMPEA – Pemerintah Desa Cicadas membagikan Bantuan Langsung Tunai kepada 196 KPM, bersumber dari Dana Desa (BLT DD) tahun 2021 kepada masyarakat yang terdampak oleh Covid 19, 


Acara tersebut berlangsung di aula Desa dan menerapkan protokol kesehatan, turut pula di hadiri oleh Kepala Desa, Perangkat Desa, Kepala Dusun, Pendamping Desa, Babinsa, Bhabinkantibmas serta seluruh Masyarakat penerima manfaat, Rabu (27/10/2021.



Menurut H.Ujang Yani  (Kepala Desa) “alhamdulillah kami selaku Pemerintah Desa telah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai dari Dana Desa (BLT DD) Tahun anggaran 2021, semoga masyarakat Desa Cicadas  bisa terus konsisten untuk memvaksinasi diri yang di selenggarakan di desa maupun di Puskesmassegera selesai, terkhusus masyarakat yang mendapatkan bantuan dari Dana Desa” tuturnya.

Menurut Perwakilan Warga “kami selaku masyarakat mengucapkan terimakasih banyak kepada pemerintah desa yang telah menyalurkan BLT DD kepada kami, ini akan sangat bermanfaat untuk kami yang saat ini terdampak oleh Covid 19, kami juga akan patuh terhadap protokol kesehatan agar Covid ini tidak menyebar di Desa kami tercinta” tuturnya.


Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari Dana Desa (BLT DD) tahun 2021 merupakan salah satu upaya pemerintah untuk pemulihan ekonomi nasional, dengan adanya bantuan ini masyarakat yang terdampak dalam ekonomi bisa teringankan dan terbantu untuk menutupi kebutuhan sehari-hari, dan berbagi upaya telah pemerintah lakukan agar wabah ini bisa segera selesai dan semua masyarakat bisa hidup seperti biasa kembali.

Pewarta : Eful Jale

Editor : Kasdi Botak

Selasa, 26 Oktober 2021

DPRD Kabupaten Bogor Bahas Raperda Pengelolaan Keuangan Daerah, Ini Urgensinya


CIBINONG - Ketua Pansus Raperda Pengelolaan Keuangan Daerah (Pansus) DPRD Kabupaten Bogor, Ahmad Tohawi mengatakan, pembentukan Perda Pengelolaan Keuangan Daerah didasari karena terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah yang menggantikan PP Nomor 58 tahun 2005.


"Jadi urgensinya karena ada PP 12 Tahun 2019 dan Perda ini menjadi produk hukum turunan yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah," kata Tohawi, 


Kata Tohawi, Kementerian Dalam Negeri juga memberikan penekanan agar Perda Keuangan Daerah harus sudah disahkan paling lambat awal tahun depan.


Menurut Tohawi, Kabupaten Bogor sudah punya Perda Nomor 8 Tahun 2009 Tentang Pokok-Pokok Keuangan Daerah. Perda tersebut mengacu pada PP Nomor 58 Tahun 2005 yang sudah dinyatakan tidak berlaku lagi. “Tentu saja dengan demikian kita harus membuat Perda baru yang sejalan dengan PP Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Dearah, dan ini memang berbeda bukan Perda turunan, turunan PP atau turunan Undang-Undang tetapi ada amanat PP lain,” katanya.


Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bogor, H Agus Salim menambahkan, DPRD melalui pansus berusaha teliti dan cermat dalam menjaring partisipasi masyarakat, agar produk hukum yang dilahirkan sesuai dengan hukum yang diinginkan masyarakat. "DPRD akan berupaya melakukan yang terbaik dalam penyusunan produk hukum yang memenuhi rasa keadilan," katanya.


Sebelumnya Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto @rudysusmanto mengatakan DPRD Kabupaten Bogor membentuk Pansus untuk membahas empat Raperda yang diserahkan Pemerintah Kabupaten Bogor. Pansus Raperda Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, diketuai oleh Ahmad Tohawi, S.Pd.I, Pansus Raperda Tentang Penanggulangan Penyakit Menular, diketuai oleh Sutisna, S.Fil.I., Pansus Raperda Tentang Rencana Penanggulangan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, diketuai Sastra Winara, SH @kang_sastra_ dan Pansus Raperda Tentang Pembentukan Dana Cadangan Penyelenggaraan Pilkada 2024 diketuai oleh Usep Supratman, SH.,MH @usepsupratmansh.mh (*)

disalin, Kasdi Weno


Antisipasi Musim Penghujan Dinas PUPR Kabupaten Bogor Rehabilitasi Fungsi Jaringan Irigasi PERES



LEUWISADENG= Dinas Pekerjaan Umum dan Pena­taan Ruang (PUPR) Kabupa­ten Bogor, melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Infrastruktur Irigasi Wilayah IV Leuwiliang , tengah menggenjot pembangunan infrastruktur di sembilan wilayah kecama­tan di Kabupaten Bogor.


Salah satunya pembangunan Rehabilitasi Fungsi Jaringan Irigasi PERES wilayah desa Kalong 1 kecamatan Leuwisaden berbatasan dgn desa Batutulis kecamatan Nanggung kabupaten Bogor, Pembangunan bendung ini pagu anggarannya senilai Rp 1.270.330.000,- (satu milyar dua ratus tujuh puluh juta tiga ratus tiga puluh ribu rupiah)


Pembangun dilaksanakan oleh CV. Berkah Mitra Mandiri, saat ini sudah mencapai 15 persen terang Pahrudin kepada awak media, Senin (25/10/21), Insha Alloh kami bisa menyelsaikan tepat waktu, agar fungsi Irigasi ini secepatnya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat petani Kecamatan Nanggung dan Leuwisadeng

Sementara Bisma Consultan pengawas dari  CV. Angelia Oerip Mandiri menerangkan, kami selalu dampingi sekaligus menjelaskan, agar pembangunan Rehabilitasi Fungsi Jaringan Irigasi PERES, sesuai dengan speck baik RAB maupun Shop Drawing nya agar pembangun tahan lama sekaligus Antisipasi Musim Penghujan " pungkas Bisma


Sidik usia 61 Warga kampung panjaungan RT 01/05 saat d minta keterangan d lapangan Senin 25 Oktober 2021 menuturkan dgn adanya pembangunan proyek bendungan memang ini sangat bermanfaat pada warga sekitar misalkan yg tadinya tidak ada tempat pennyucian sekarang ada dan irigasi utk pertanian pun mendatang akan bermanfaat untuk para petani 

 

Pewarta : Aleks

Editor : Aki Kasdi Botak

Sabtu, 23 Oktober 2021

RAKER KARANG TARUNA PEMUDA MULYA, DESA GUNUNG MULYA KECAMATAN TENJOLAYA


TENJOLAYA= Pasca Upgrading pengurus masa bakti 2021-2024, bulan lalu Karang Taruna Pemuda Mulya desa Gunungmulya  menggelar rapat kerja (Raker) , Bertempat di Villa Jamirah Sabtu ( 23/10/221)


Raker ini mengusung tema “Dengan semangat tanggung jawab sosial pemuda mari mulai pembangunan masyarakat Gunungmulya yang beradab dan beretika”.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Desa Gunungmuya Abdul Kohar. dalam sambutannya “Kita sebagai pemuda harus punya prinsip untuk membangun. Pemuda sebagai makhluk sosial harus memikirkan apa yg harus diberikan kepada bangsa khusus daerah yang kita cintai, dan tema rapat kerja yang kalian angkat itu merupakan harapan dan sesuai dengan nilai-nilai kultural masyarakat desa Gunungmulya,


Ketua Karang Taruna Firman dalam sambutannya mengatakan, rapat kerja dan peningkatan kapasitas pengurus, penting dilakukan, supaya mereka mengerti fungsi dan tugas karang taruna.

Proses berjalannya rapat yang sesuai dengan apa yang diharapkan, Teman-teman dikepengurusan karang taruna, berarti kita harus bisa dan sanggup untuk mengabdikan diri serta akan lebih banyak bersosialisasi dan menyerap lansung aspirasi masyarakat. tentunya kami sangat butuh pencerahan dan pengarahan kepada bapak camat, bapak Dewan dan bapak kades yang hadir" terang pemuda alumus Gontor ini

Camat Tenjolaya Farid Ma'ruf menyampaikan bahwa anggaran untuk pembinaan Karang Taruna dibebankan kepada anggaran pemdes. Sehingga kewajiban kecamatan pada dasarnya hanya membina. Karang Taruna adalah lembaga kepemudaan yang sangat penting. Untuk itu perlu diadakan pembinaan, supaya ada kemajuan.

Di era transformasi digital ini, untuk itu benahi personal anggota karang taruna dengan KASH, Knowledge (Wawasan atau pengetahuan), Attitude , (Sikap dan Etika), Sklill ( keahlian dan kemampuan) akan lahir saat Habit atau membiasakan diri " Farid yang Master Hukum ini

Sementara Ridwan Muhibi Wakil ketua Komisi IV DPRD kabupaten Bogor yang meluangkan waktunya untuk hadir dalam Raker karang Taruna ini, Membangkitkan motivasi untuk kaula muda 

"Karang Taruna merupakan lembaga non partisan yang memilki tugas pokok bersama-sama pemerintah dan komponen masyarakat lainya. Kondisi sosial yang diharapkan Karang Taruna, harus mampu berfungsi sebagai perencana dan sekaligus sebagai pelaksana pembangunan desa,” jelas Ridwan

Turut hadir dalam Raker karang Taruna Pemuda Mulya desa Gunung Malang Ini, Ridwan Muhibi DPRD kaabupaten Bogor, Farid Ma'ruf Camat Tenjolaya, Abdul Kohar Kades Gunungmulya.

By: Kasdi Weno


  

Redaksi & Tata Usaha : Jalan Raya Abdul Fatah KM 10 Tenjolaya   E-Mail panusoke@gmail.com Hp +62 857-7118-5018   Hp + 62 857-1858-3953  panusoke.blogspot.com

============================================

Nomor : 34/R/10/ 2021

Hal : Rekomendasi


 Kepada Yth.

Ketua PWRI Bogor Raya 

Di Tempat


        

"Disampaikan Dengan Hormat"

Yang Bertanda tangan di bawah ini PT, Karunia Utama Anugrah, Majalah Padjadjaran Nusantara Menerangkan :

Nama  : Budi Siswanto, alias Budi

Jabatan : Pimpinan Perusahaan

Untuk dapat bergabung Pada Organisasi Profesi Wartawan " Persatuan Wartawan Republik Indonesia" yang bapak pimpin

Sebagai Komitmen kami Siap mentaati Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PWRI

Demikian Surat Rekomandasi ini dibuat dengan sebenar-benarnya, agar dipergunakan sebagaimana mestinya


Bogor,23 Oktober 2021

Pemred Padjadjaran Nusantara

Kamis, 21 Oktober 2021

Kecamatan Tenjolaya mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2021

 

TENJOLAYA = Hari Santri Nasional jatuh setiap 22 Oktober. Hari Santri ditetapkan pada tahun 2015 oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Kita selalu menyelenggarakan peringatan setiap tahunnya dengan tema yang berbeda.

Thema Hari Santri Nasional 2021 ialah “Santri Siaga Jiwa Raga”. Dari temanya sangat terasa bahwa isu siaga menjadi fokus utama peringatan hari santri nasional tahun ini." terang Farid Ma'rup

Isu ini diangkat berdasarkan kondisi yang terjadi saat ini, di mana masa Pandemi Covid-19 belum dinyatakan berakhir. "Pesantren diharapkan dapat menjadi bagian dari kekuatan Indonesia untuk menjaga dan melakukan pengendalian terhadap penyebaran Covid-19."



Modal utama pesantren dan para santri adalah Santri Siaga Jiwa Raga tradisi kedisiplinan yang selama ini diajarkan kepada para santri, serta keteladanan dan sikap kehati-hatian para kiai dan pimpinan pesantren.

Menjadi santri adalah upaya menjadi manusia, Sehat jiwa, sehat raga, dan meneladani Nabi Muhammad SAW.

Keluarga Besar Kecamatan Tenjolaya, beserta staf dan Jajajarannya mengucapkan “Selamat Hari Santri Nasional 22 Oktober 2021. " "pungkas pria Master Hukum ini

By, Kasdi Weno

Kaitkan Hari Santri Dengan Pendidikan, Ini Harapan Ketua DPRD Kabupaten Bogor

 

CIBINONG - Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto mengatakan, peringatan hari santri setiap 22 Oktober bisa dijadikan momentum untuk menjaga nilai-nilai luhur pendidikan. Menurut dia, santri adalah simbol manusia Indonesia yang gigih menuntut ilmu, berakhlak mulia, dan berjiwa nasionalisme.

"Saya berpendapat nilai-nilai kebaikan yang ada pada santri bisa ditularkan kepada murid di lembaga pendidikan reguler kita," ujar Rudy Susmanto, Kamis (21/10).

Rudy berharap sektor pendidikan reguler meniru cara yang ditempuh pondok pesantren dalam menumbuhkan nasionalisme kepada siswa. Pendidikan karakter yang diajarkan kyai kepada santri bukan hanya berorientasi pada akhlak individual dan akhlak sosial, tapi juga akhlak dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Pendidikan karakter menjadi hal yang lebih utama dibanding pengajaran ilmu pengetahuan. Karena itu peranan lembaga pendidikan sangat dibutuhkan untuk mencetak generasi yang pintar dan berkarakter juga cinta kepada tanah airnya," kata Rudy Susmanto, Kamis (21/10).

Rudy mengingatkan, hari santri yang diperingati setiap 22 Oktober, syarat dengan nilai-nilai patriotisme. Resolusi jihad yang merupakan produk musyawarah kalangan kyai melatarbelakangi perlawanan 10 Nopember 1945 di Surabaya yang peristiwa tersebut diabadikan menjadi Hari Pahlawan Nasional. "Nilai-nilai kesantrian bahwa membela negara wajib hukumnya bagi tiap-tiap warga negara semakin relevan hari ini" katanya.

Rudy juga mengingatkan, tokoh pendidikan nasional kita mewarisi hubungan interaksi guru murid dalam semboyan 'ing ngarso sung tulodo, ing madyo Mbangun Karso, Tutwuri Handayani. Memberikan teladan, meningkatkan kemampuan, dan menghadirkan motivasi.

Untuk itu, ia meminta agar inovasi di sektor pendidikan tidak hanya soal mengupgrade aspek material, seperti merehab gedung dan pengadaan peralatan komputer. Tetapi, yang tidak kalah penting adalah membawa nilai-nilai luhur yang diajarkan para pendahulu bangsa sesuai dalam konteks kekinian. "Siswa harus dikenalkan sejarah bangsanya, karena melalui sejarah suatu bangsa akan sadar secara sempurna tentang dirinya sendiri," tandasnya.