Jumat, 15 Oktober 2021

GERAI VAKSINASI COVID 19 POLRES BOGOR DAN POLSEK CIAMPEA BERSAMA GERAKAN INDONESIA PASTI BISA

TENJOLAYA= Polres Bogor bersama Gerakan Indonesia Pasti Bisa mengadakan Vaksinasi untuk masyarakat di desa Tapos I, kecamatan Tenjolaya Bogor, Jum'at (15/10/2021)

 

Bertempat di aula desa Tapos I Vaksinasi menargetkan sebanyak 175 dosis vaksin bagi masyarakat desa ujar Kompol Beben Kapolsek Ciampea, Alhamdulillah sat pukul 10.30 sudah sedikitnya 100 warga sudah tervaksin


Vaksinasi keliling bersama Indonesia Pasti Bisa dilakukan dengan konsep mikro massif yaitu tingkat desa sampai ke tingkat RW. Tujuannya, vaksinasi langsung menyasar ke masyarakat dan memudahkan pelayanan tersebut "tegas Beben


"Terima kasih atas support yang diberikan oleh Gerakan Indonesia Pasti Bisa yang telah memfasilitasi program vaksinasi keliling. Kami semakin optimis bahwa program ini akan berjalan dengan lancar. Seperti arahan dari pemerintah, targetnya untuk wilayah desa 70% warganya divaksinasi. Jadi, kita harus menggalakkan program vaksinasi keliling untuk mencapai angka tersebut," jelas Kompol Beben


Sementara ditempat yang sama Kasdes Tapos I Maman Nuriman mengucapkan “Terima kasih kepada Bapak Kapolsek, Petugas Puskesmas, Babinkamtibmas, Babinsa, Perangkat Desa, Linmas dan masyarakat Desa Tapos I yang begitu antusias mensukseskan Gerai Vaksinasi Polres Bogor Melalui Polsek Ciampea bekerja sama dengan Indonesia Pasti Bisa"


Perwakilan Gerakan Indonesia Pasti Bisa menyampaikan, pihaknya apresiasi sekali ide dari Polres Bogor yang melakukan jemput bola untuk kegiatan vaksinasi. "Kami yakin dengan kolaborasi yang solid ini dapat membantu kita sama-sama keluar dari pandemi.


Hadir dalam Vaksinasi ini Kapolsek Ciampea Kompol Beben beserta jajarannya, Aiptu Sumantri Bhabinkamtibmas desa, Kepala desa, sekdes beserta staf desa,Linmas dan kader desa


Salah satu warga kampung kampung Babakan Abud, menyambut baik dilakukanya vaksinasi di desa ini. “Membuat hati tenang kami sudah dapat divaksin, sekaligus menjadi bagian dari herd immunity yang menjadi program Pemerintah,” katanya.

Aki Kasdi Botak


Sabtu, 09 Oktober 2021

MUI Kecamatan Tenjolaya Gelar Gebyar Vaksinasi, di Sambut Antusias oleh Para Santri Dan Masyarakat

 

TENJOLAYA= Bertempat di SMP Bhakti Nugraha Desa Cibitung Tengah, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Tenjolaya menggelar Gebyar Vaksinasi, bekerja sama dengan Muspika, serta Puskesmas Tenjolaya Sabtu (09/10/21)

Para Santri dan Masyarakat Tenjolaya menyambut dengan antusias Gebyar Vaksin yang dilaksanakan oleh MUI, terbukti dari rencana kuota 500 Vaksinasi, sampai pukul 12.00 Wib sudah melebihi

Ustdz Kholil, selaku ketua Majelis Ulama Indoensia (MUI) Tenjolaya mengatakan, Gebyar Vaksinasi Sapu Jagad, ini siapapun bisa mengikuti Vaksinasi, tidak hanya para santri, ini bentuk kolaborasi yang di canangkan camat Fatid Ma'ruf camat Tenjolaya salah satu ihktiar membantu pemerintah dalam menangani wabah Covid -19.

"Kita sebagai warga negara sudah seharusnya bahu membahu menyelesaikan Covid -19 ini, apalagi antara ulama dan umaro harus senantiasa bersinergi untuk menjaga negeri tercinta ini," ujar Ustdz Kholil kepada jabarmedia.com

Ustadz Marfu selaku sekertaris MUI mengucapkan terimakasih kepada Camat Tenjolaya, Kapolsek, Danramil, Satpol PP, Para Nakes yang di komandani oleh dr Syahrudin yang membantu Membantu dan mengamankan jalannya Gebyar Vaksin.

Sementara Camat Tenjolaya menegaskan bahwa Kecamatan Tenjolaya berupaya memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh masyarakat dari Covid-19 melalui vaksinasi, termasuk para santri. Terlebih kehidupan pesantren yang sangat padat dan sarat aktivitas sangat rentan terhadap penularan Covid-19.

“Untuk itu dengan vaksinasi bagi santri ini akan memperkuat imunitas para santri. Namun demikian tetap mematuhi Prokes setelah vaksinasi untuk menghindari penularan virus Corona 19,” tuturnya.

Untuk di ketahui Kabupaten Bogor tengah gencar mengadakan Vaksinasi, Bupati Bogor menargetkan 4 juta jiwa warga kabupaten Bogor sudah di Vaksin semua di bulan desember, 50.000 dosis di keluarkan doses vaksin dalam sehari untuk kabupaten Bogor.

Hadir dalam Vaksinasi ini, Ketua MUI Ustdz Kholil beserta pengurus, Camat Tenjolaya Farid Ma'ruf beserta staf dan pol PP, Ade F kasien Pendidikan dan Kesehatan, Polsek Ciampea Kompol Beben didampingi Aiptu Subagya, Danramil Ciampea yang di wakili Peltu Suyono, Babinsa Koptu Didik serta Kepala Sekolah SMP Bhakti Nugraha Drs Muhamad Fauzi M.M

Ustadz Gondrong (UGO) MUI desa Gunung malang mewakili orang tua santri menyambut baik dilakukanya vaksinasi untuk para santriawan/wati “Membuat tenang hati orang tua, karena putra-putri kami sudah dapat divaksin, sekaligus menjadi bagian dari herd immunity yang menjadi program Pemerintah,”

By Kasdi Warso

 

Kamis, 07 Oktober 2021

Benarkah program Samisade untuk pemerataan pembangunan?

 

Satu Miliar Satu Desa, atau disingkat SAMISADE, merupakan program dari Pemerintah Kabupaten Bogor, sebagai salah satu atau bagian dari program bantuan keuangan infrastruktur desa. Sepintas, program tersebut bertujuan mulia, namun terbersit pula pertanyaan dalam benak saya, efektifkah program tersebut?

Apakah ada jaminan program tersebut tepat sasaran?  Pertanyaan tersebut berkecamuk dalam benak pikiran saya.

Ada seorang Kepala Desa tidak secara langsung menyampaikan bahwa program samisade itu buat yang bikin program.
Samisade yang dicairkan untuk sebagian pemerintahan desa di wilayah Kabupaten Bogor merupakan program Pemkab Bogor atau Bupati Bogor yang lebih di kenal dengan Panca Karsa untuk kemajuan Kabupaten Bogor.

 

Jika menilik dari tujuan program samisade tersebut, sebagaimana disampaikan Bupati Bogor Ade Yasin, bahwa diluncurkannya program tersebut untuk mendorong pemulihan ekonomi sekaligus mempercepat pencapaian Sustainable Development Goals ( SDG’s ) Desa. Terlebih di masa-masa sulit seperti ini.

Tentunya, program yang bertujuan mulia tersebut, harus benar-benar dikawal, sehingga tidak terciderai oleh oknum yang hanya ingin mencari keuntungan dan menumpuk pundi-pundi bagi kelompok tertentu

Di masa pandemic yang serba sulit ini, samisade, haruslah mengedepankan program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Harus membawa dampak penyerapan tenaga kerja untuk menggerakkan sector riil di akar rumput, sehingga menciptakan multiflier effect yang mendorong pemulihan ekonomi. Bukan mendorong terpenuhinya pundi-pundi.

Program ini harus dimonitoring secara ketat, dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat, sehingga program samisade bisa tepat sasaran.
Tak kalah penting perlunya membangun sinergi bersama semua pihak stakeholders tingkat desa dan kecamatan, DPMD, Bappedalitbang, BPKAD, inspektorat dan pihak berkompeten lainnya.

Mari kita kawal program samisade, jangan ada celah sedikitpun program tersebut diselewengkan.
muncul juga dugaan adanya desa yang melaksanakan pembangunan infrastruktur diselesaikan 100.% pekerjaan nya, dalih menggunakan uang pribadi atau menggandeng pihak ke 3.
padahal semua pihak tahu, bahwa dana samisade baru di kucurkan 40.% dari total anggaran. sedangkan sisa anggran 60%.lagi.
yang menjadi pertanyaan, apakah cara demikian di perbolehkan atau tidak, apakah sudah ada regulasinya...? sebab ada beberapa desa sudah menyelesaikan pembangunannya
hal ini lah pihak DPMD, Inspektorat untuk lebih ketat dalam pengawasan dana samisade.
dan minta dari pihak kejaksaan untuk membuat tim, bahwa dana samisade harus benar2 di awasi dan bila ada pihak yang coba melakukan KKN harus segera di tindak

By: H.Rizkon.

Selasa, 05 Oktober 2021

Ngeblog Menjadi Sumber Mata Pencaharian



Ngeblog Menjadi Sumber Mata Pencaharian

Bagi netter Indonesia mungkin sudah tidak asing lagi dengan blogging. Ya, blog, atau kependekan dari web blog, adalah suatu bentuk aplikasi web yang berisi artikel-artikel yang diterbitkan oleh pemilik blog sebagai postingan di halaman blog. 


Apalagi jumlah blogger di Indonesia saat ini sangat banyak dan tidak terhitung banyaknya. Disini penulis akan membahas blogging dari sisi online income atau pendapatan online yang dihasilkan oleh blog.





Blog kini banyak digunakan sebagai lahan untuk mencari penghasilan (earning online). Dengan cara yang berbeda tentunya. Misalnya sebuah blog yang memiliki topik tentang gadget, maka mereka (blogger) menawarkan tempat di blognya bagi pengiklan (bagian periklanan) yang mungkin bersedia memasang iklan di blog tersebut. Tentunya pengiklan juga memilih sendiri apakah blog yang akan ia gunakan untuk kampanye digital (iklan) sesuai dengan produk atau jasa yang ia jual.


Untuk blog gadget, merek ponsel mungkin siap memasang iklan di blog gadget. Dan biasanya nilai kontrak atau komisi yang diberikan oleh advertiser juga didiskusikan dengan blogger yang menjalankan gadget blog tersebut. Kampanye digital (advertising) umumnya disepakati sebelumnya tentang berapa lama pengiklan (advertiser) akan menjalankan iklan mereka di blog yang dianggap tepat. 

Harapannya hasil produksi pemanfaatan lahan tidak hanya terjual di dalam negeri tapi juga bisa diekspor ke negara-negara lain.

Dan ketika kedua belah pihak telah menyepakati nominasi komisi, blogger harus siap untuk menempatkan iklan pengiklan dalam jangka waktu yang telah disepakati sebelumnya.


Selain itu, saat ini sangat marak di Indonesia untuk mendaftar ke perantara antara blogger dan pengiklan. Jadi disinilah para blogger mendaftarkan blognya pada broker dengan berbagai topik blogging dan broker mencari pengiklan yang mau bekerjasama dengan mereka dan memasang iklan di jaringan blogger yang terdaftar. 

Harapannya hasil produksi pemanfaatan lahan tidak hanya terjual di dalam negeri tapi juga bisa diekspor ke negara-negara lain.

Iklan yang dipasang di sini adalah PPC atau Pay Per Click. Maknanya, blogger mendapat komisi nominal jika ada pengunjung yang mengklik iklan di blognya, yang tentunya dalam jumlah nominal tertentu.dilansir dari Juragan Desa


Ada lagi dengan sistem PPP atau Pay Per Post. Jadi yang dimaksud Pay Per Post disini adalah blogger menerima komisi dari broker pengiklan ketika blogger perlu membuat artikel atau review tentang produk yang diminta pengiklan dari broker. 


Sebagai aturan umum, bahkan setelah artikel atau ulasan diterbitkan, blogger menerima komisi untuk jangka waktu tertentu yang ditetapkan oleh pengiklan kepada perantara. Dan setelah batas waktu tersebut, komisi dibayarkan kepada blogger oleh perantara melalui transfer antar rekening

UPT INIRAN WILAYAH IV LEUWILIANG LAKUKAN "OP" DI KECAMATAN CIAMPEA

CIAMPEA- = UPT Infrastruktur Irigasi Dan Pengairan (INIRAN) wilayah IV Leuwiliang, Lakukan OP Operasional Pemeliharan JarIngan Irigasi di wilayahnya, "terang Didin Hidayat mantri wilayah Ciampea kepada Jabarmedia.com di Kantornya Selasa (5/10/21)

Menurut Didin pemeliharaan irigasi di wilayah kerjanya, "sudah hampir selsai diantaranya D.I jaringan Irigasi Cibodas, Cianyar, Cihideung Insha Alloh, Operasional Pemeliharaan di kecamatan Ciampea sebelum musim penghujan sudah rampung semua " terangnya

Lebih lanjut Didin Hidayat Kegiatan rutin yang di laksanakan yaitu "pemeliharaan bangunan bangunan air, pembersihan rumput pada sisi kanan dan kiri saluran, pembersihan sampah sampah, serta pemberian polumas atau oli pada stang pintu air, Selain pemeliharaan rutin, ada juga pemeliharaan berkala seperti Galian tanah endapan mekanis pada saluran" pungkas Didin Hidayat

Di Tempat yang sama Badri Kasubag UPT Infrastruktur Irigasi Dan Pengairan wilayah IV Leuwiliang, menjelaskan "Pemeliharaan jaringan irigasi adalah upaya menjaga dan mengamankan jaringan irigasi agar selalu dapat berfungsi dengan baik"

"Guna memperlancar pelaksanaan operasi dan mempertahankan kelestariannya melalui kegiatan perawatan, perbaikan, pencegahan dan pengamanan yang harus dilakukan secara terus menerus"

Kasdi Weno

Senin, 04 Oktober 2021

Lomba Poyandu Kabupaten Bogor “Smart & Healthy” Tahun 2021

By, Kasdi Weno

PAMIJAHAN= Setelah sukses di gelaran tahun sebelumnya, kini Pos Pelayanan Terpadu atau yang lebih dikenal dengan Poayandu Kenanga XI, Desa Situ Udik, Kecamatan Pamijahan,Kab Bogor kembali ditantang untuk menunjukkan kemampuan dan juga inovasinya dalam lomba Posyandu “Smart & Healthy” Tahun 2021


Lomba yang rutin dihelat oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor kali diadakan ini diikuti oleh .. Posyandu yang mewakili tiap kecamatan di Kabupaten Bogor.


Penjurian untuk Posyandu yang mengikuti lomba ini dimulai ..... dengan berkunjung langsung ke Posyandu sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan hingga bulan ...... Kemudian dari penilaian tersebut, tim juri akan menentukan siapa yang menjadi Posyandu terbaik dalam pelaksanaan Lomba Posyandu “Smart & Healthy” Tahun 2021 ini.


Nantinya, para pemenang akan mendapatkan penghargaan berupa uang pembinaan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, selain itu pemenang juara pertama dalam lomba ini juga akan mendapatkan penghargaan dari Bupati Bogor saat puncak peringatan ....bulan Mei mendatang.


Tim juri Lomba Posyandu “Smart & Healthy” ini terdiri dari Dinas Kesehatan,.....

Dalam penilaiannya, tim juri akan melakukan penilaian yang meliputi lima indikator, yakni yang pertama adalah Administrasi Posyandu yang terdiri dari kelembagaan Posyandu, pengelolaan Posyandu, data kelengkapan administrasi, sarana peralatan dan administrasi,

Lalu yang kedua adalah Hari Buka Posyandu dan Kemampuan Kader yang meliputi mulai pendaftaran, penimbangan, pencatatan, penyuluhan serta kegiatan tambahan penunjang kesehatan.


Untuk indikator yang ketiga adalah Peran Serta Masyarakat Terhadap Hasil Kegiatan Posyandu dan Peran Tim Pokjanal Posyandu yang meliputi opini masyarakat tentang Posyandu yang bersangkutan, pembiayaan Posyandu, sumber daya dan sumber dana, pendataan hasil kegiatan, pendataan bayi, Balita dan Bumil di Posyandu, keberadaan Pokjanal Posyandu di tingkat kecamatan, dan kontribusi serta pembinaan yang telah dilakukan oleh Pokjanal.


Indikator keempat adalah Program Inovasi dan Pelayanan Posyandu, yang meliputi penilaian kehadiran tim Pokjanal Posyandu, penilaian inovasi Posyandu, penilaian program-program Posyandu, penilaian peran serta instansi terkait seperti Puskesmas, Petugas Lapangan Keluarga Berencana, dan inovasi Posyandu pada saat kunjungan penilaian.


Sedangkan indikator penilaian terakhir yakni Pembinaan Posyandu, seperti pembentukan Pembina, susunan dan peran Pembina Posyandu, serta kegiatan pembinaan.


Posyandu Sebagai Ujung Tombak Kesehatan Ibu dan Anak

Bukan tanpa alasan Dinas Kesehatan menggelar kegiatan Lomba Posyandu “Smart & Healthy” ini. Hal ini dikarenakan fungsi vital Posyandu sebagai ujung tombak dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak yang mencakup lima fungsi pelayanan, yakni pemantauan pertumbuhan, penyuluhan gizi dan kesehatan, imunisasi, pelayanan KB dan pelayanan kesehatan dasar.


Selain itu juga adanya lomba ini bertujuan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kunjungan Balita di Posyandu, meningkatkan pengetahuan, sikap dan ketrampilan kader Posyandu, juga meningkatkan pengetahuan dan peran serta masyarakat akan pentingnya Posyandu dalam peningkatan gizi dan kesehatan.


Diharapkan, nantinya apabila salah satu Posyandu yang keluar sebagai juara akan menularkan ilmu nya kepada Posyandu lain, sehingga kemampuan kader Posyandu di Kab Bogor akan merata

Minggu, 03 Oktober 2021

ROHMAT SELAMAT : GAGAS WARTAWAN DPC PWRI KABUPATEN BOGOR HARUS SEJAHTERA

 


CIAMPEA= Kesejahteraan profesi wartawan tidak sebanding dengan beban kerja dan kerja keras yang dijalani. Meski harus memburu berita tanpa kenal waktu, "Ucap Rohmat Selamat

Hal itu di ungkapkan Rohmat Selamat,SH,MKn Usai memimpin rapat Ngopi Bareng Dan Musyawarah, bertempat di Posko Kemanusiaan dan Bantuan Hukum Persatuan Wartawan Republik Indonesia, Ciampea Bogor Minggu (3/10/21)

Menurut Rohmat agar wartawan anggota PWRI sejahtera, akan mengajak para wartawan, untuk mendirikan usaha, misalnya koperasi, dengan Koperasi bisa mengembangkan beberapa unit usaha, misalnya yang di usulkan mas Sukma tentang digital desa,atau unit usaha, toko, unit media dan percetakan, kolam pemancingan, event organiser dan diklat serta cafe.

Ia mengatakan, ada dua metode dalam berwirausaha yaitu bermitra atau mandiri. Jika ingin menjalankan bisnis dengan bermitra maka harus siap berbagi dengan teman usahanya, yakni berbagi pekerjaan, transparansi manajemen dan siap bagi hasil. Dan hal tersebut harus diperkuat dengan perjanjian kerja sama.

Begitu pula dalam membuka usaha, baik bermitra maupun mandiri, dapat berpedoman pada tiga hal yang disingkat ATM, yakni Amati, Tiru dan Modifikasi. Amati artinya mengamati peluang usaha atau bisnis orang lain. Kemudian ditiru dengan membuka usaha yang sama, namun harus lebih baik dengan modifikasi produk agar lebih sempurna dan diminati konsumen.

Sebelumnya kami akan mengadakan Workshop Kewirausahaan bagi Wartawan, menggandeng, dinas-dinas kabupaten Bogor, anggota dewan, dan Bank BJB "terang Rohmat

Melalui usaha tersebut, menurut Rohmat diharapkan Sisa Hasil Usaha (SHU) dari koperasi minimal dapat menambah pendapatan bagi anggota. Sehingga diharapkan kesejahteraan anggota/wartawan lebih baik dan meningkat. Selain itu, dalam menjalankan fungsi dan tugas jurnalistik, wartawan bisa lebih idealis, menjunjung tinggi etika profesi. “

Pewarta : Poernomo

Editor : Kasdi Botak